MUTU MANAJEMEN PEMBELAJARAN
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI MIN 2 PASAMAN
(Studi Kasus: Perencanaan, Pengorganisasian,
Pengawasan, dan Evaluasi)
BAB
III
METODOLOGI
PENELITIAN
A.
Lokasi
dan Waktu Penelitian
1.
Lokasi
penelitian
Lokasi penelitian adalah tempat penelitian dilakukan, dalam buku
metodologi penelitian karangan sukardi menuliskan bahwa yang dimaksud dengan
“lokasi penelitian adalah tempat dimana proses studi yang digunakan untuk
memperoleh pemecahan masalah penelitian berlangsung”. Adapun lokasi
penelitian yang penulis teliti dalam
penelitian ini yaitu di MIN 2 Pasaman, Kecamatan Padang Gelugur, Kabupaten
Pasaman, Provinsi Sumatera Barat. MIN 2 Pasaman ini terletak di desa Muara Bangun
dan letaknya
2.
Waktu
penelitian
Waktu penelitian yaitu jangka waktu yang dibutuhkan dalam melakukan
penelitian ini sampai bisa menemukan yang ingin diteliti, adapun waktu
penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini mulai bulan November 2017 sampai
bulan Maret 2018.
B.
Jenis
Penelitian
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yaitu penelitian
yang dilakukan dengan mengamati fenomena disekitarnya dan menganalisisnya
dengan menggunakan logika ilmiah.[1]
Dengan demikian pengolahan dan penganalisaan data tanpa menggunakan matematika
statistik atau angka.
C.
Metode
Penelitian
Berdasarkan metode, penelitian ini didekati dengan metode
deskriptif. Winarno Surakmad mengemukakan bahwa “Metode deskriptif adalah metode
penelitian yang berusaha menggambarkan dan menginterpretasikan objek sesuai
dengan apa adanya.[2] Pendekatan
ini ditentukan berdasarkan pertimbangan bahwa penelitian ini bertujuan untuk
menggambarkan mutu manajemen pembelajaran pendidikan agama Islam di MIN 2
Pasaman,berdasarkan
tempat, penelitian ini termasuk penelitian lapangan.
Dan berdasarkan tujuan, penelitian ini termasuk penelitian
eksplorasi yaitu penelitian dilakukan bertujuan menggali secara luas tentang
sebab-sebab atau hal-hal yang mempengaruhi sesuatu untuk mengungkapkan fenomena
murni.[3]
D.
Sumber
Data
Berdasarkan rumusan masalah manajemen pembelajaran dalam
meningkatkan mutu pendidikan agama Islam di MIN 2 Pasaman. Maka ada beberapa
jenis data yang dibutuhkan, yaitu:
1.
Data
primer adalah data pokok yang dibutuhkan dalam penelitian ini atau data yang
diperoleh dengan cara mencari/menggali secara langsung dari sumbernya oleh
peneliti yang besangkutan.[4]
Adapun data primer dalam penelitian ini diperoleh dari kepala sekolah beserta
wakilnya, guru mata pelajaran pendidikan agama Islam sebanyak 11 orang, guru
mata pelajaran umum dan tata usaha 13 orang.
2.
Data
sekunder adalah data yang sudah tersedia oleh pihak lain sehingga tidak perlu
lagi dikumpulkan secara langsung dari sumbernya oleh peneliti.[5]
Berbagai sumber data sekunder dalam penelitian ini diperoleh dari dokumen yang
berkenaan dengan manajemen pembelajaran dan buku-buku
yang terkait dengan materi penelitian.
E.
Teknik
Pengumpulan Data
Adapunteknik pengumpulan
data dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
1.
Metode
Observasi
Metode
observasi yaitu mengamati secara langsung objek penelitian.[6]
Dimana dalam penelitian ini pengambilan data dilakukan dengan cara mengadakan
pengamatan secara teliti terhadap fenomena yang ada yang menunjang efektifitas
pembelajaran. Yaitu mengamati masalah-masalah yang dihadapi oleh guru dalam
meningkatkan mutu pembelajaran Pendidikan Agama Islam.Observasi akan digunakan
untuk:
a.
Mendeskripsikan
mutu manajemen pembelajaran pendidikan agama Islam di MIN 2 Pasaman.
b.
Menemukan kendala mutu pembelajaran pendidikan
agama Islam di MIN 2 Pasaman.
2.
Metode
Interview (wawancara)
Metode
interview adalah metode pengumpulan data dengan jalan tanya jawab ke pihak yang bersangkutan, dikerjakan
dengan sistematik dan berlandaskan kepada tujuan penyelidikan.[7]Interview
dilakukan kepada kepala sekolah beserta wakilnya, guru Pendidikan Agama Islam,
peserta didik, guru tata usahadan guru mata pelajaran lain, untuk mengumpulkan
data tentang manajemen pembelajaran dalam meningkatkan mutu pendidikan agama
Islam di MIN 2 Pasaman.Serta metode atau teknik pengajaran yang dipakai oleh
guru PAI untuk meningkatkan mutu pendidikan agama Islam.Metode interview
(wawancara) digunakan untuk menjelaskan kendala mutu pembelajaran pendidikan
agama Islam di MIN 2 Pasaman.
3.
Metode
Dokumen
Mencari data
mengenai hal-hal atau variabel yang berupa catatan, transkip, buku, notulen
rapat, agenda dan sebagainya.Metode dokumentasi ini digunakan untuk mengambil
data yang diperlukan dalam penelitian sebagai pendukung dalam memberikan
argumentasi penelitian.
F.
Teknik
Pegolahan dan Analisis Data
Teknik
analisis data secara kualitatif dalam penelitian ini yaitu:
1.
Reduksi
data, yaitu merangkum, memilah-milah yang dibutuhkan dan yang tidak dibutuhkan,
untuk memberi gambaran yang jelas dalam melakukan pengumpulan data.
2.
Data
display (penyajian data) dalam bentuk table, grafik, dan sejenisnya agar
data terorganisirkan, tersusun sehingga mudah dipahami.
3.
Penarikan
kesimpulan yaitu merangkum uraian-uraian
data yang penting dan yang mudah dipahami.[8]
G.
Teknik
Menjamin Keabsahan Data
Untuk menjamin keabsahan data dalam penelitian ini, peneliti
berpedoman kepada pendapat Lexy J. Moleong, yang dilaksanakan dalam beberapa
tahapan yaitu:
1.
Trigulasi
yaitu: teknik pmeriksaan keabsahan data yang memanfaatkan sesuatu yang lain di
luar data utuk keperluan pengecekan atau
pembanding terhadap data tersebut.
2.
Pemeriksaan
sejawat, yaitu teknik yang dilakukan dengan cara mengekpos hasil sementara atau
hasil akhir yang diperoleh dalam bentuk diskusi analitik dengan rekan-rekan
sejawat.
3.
Ketekunan
pengamatan, yang bertujuan untuk menemukan ciri-ciri dan unsur-unsur dalam
situasi yang relevandengan persoalan atau isu yang sedang dicar kemudian
memusatkan diri pada hal-hal tersebut secara rinci. Dalam hal ini peneliti
megadakan pengamat dengan teliti dan rinci secara berkesinambungan terhadap
faktor-faktor yang menonjol secara tentgatif. [9]
[1]
Lexy J. Moleong, Metodologi Penelitian
Kualitatif, (Bandung: Rosda Karya, 2000), hlm. 5
[2]
Sukardi, Metodologi Penelitian Pendidikan,
(Jakarta: Bumi Aksara, 2003), hlm.157
[3]
Suharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek,
(Jakarta: Rineka Cipta, 2002), hlm. 6.
[4]
Sukaria Sinulingga, Metode Penelitian, (Medan:
Usu Press, 2011), hlm.148.
[5]Ibid.,hlm.151.
[6]
Suharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek,
(Jakarta: Rineka Cipta, 2006), hlm. 218.
[7] Sutrisno Hadi, Metode Research, ( Yogyakarta: Andi Offset,
Jilid I, 1989 ), hlm. 193.
[8] Suharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan
Praktek, (Jakarta: Rineka Cipta,
2006), hlm. 231.
[9]
Lexy J. Moleong, Metodologi Penelitian
Kualitatif …, hlm. 175-179
Tidak ada komentar:
Posting Komentar