MUTU MANAJEMEN
PEMBELAJARAN
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI MIN 2 PASAMAN
(Studi Kasus: Perencanaan, Pengorganisasian,
Pengawasan, dan Evaluasi)
BAB V
PENUTUP
A. KESIMPULAN
Berdasarkan
hasil penelitian yang
peneliti lakukan mengenai mutu
manajemen pembelajaran pendidikan agama Islam di MIN 2 Pasaman, dapat
disimpulkan bahwa:
1.
Mutu manajemen
pembelajaran pendidikan agama Islam di MIN 2 Pasaman sudah baik terdiri
dari segi: terlaksananya manajemen pembelajaranyang baik
dan tepat sesuai dengan meteri, metode,
sarana prasarana, dan keberhasilan pembelajaran secara efektif dan efisien.
2.
Kendala yang dihadapi dari segi sarana dan prasarana, kurangnya
bantuan perlengkapan, media dan sumber pembelajaran seperti buku-buku, infokus,
LKS/buku paket dan fasilitas
teknologi/elektroniknya
3.
Adapun cara
mengatasi kendala yaitu dengan melakukan musyawarah bersama komite sekolah
mengenai biaya, sarana dan prasarana, mengajukan proposal pembangunan kepada
pemerintahan atau lembanga pendidikan, menyediakan
ruang serba guna dan rancangan renovasi
ruangan bertingkat agar bisa menambah ruangan seperti laboraturium,
perpustakaan, musollah.
B. SARAN
Berdasarkan penelitian dan kesimpulan maka
peneliti memberi saran-saran sebagai masukan dengan harapan dapat membangun
kebaikan dalam pelaksananan pembelajaran yang baik:
1. Kepada
guru-guru tatap melaksanakan
manajemen pembelajaran yang baik kepada yang terbaik supaya pencapaian pembelajaran
optimal dan maksimal.
2. Kepada
guru dan kepala sekolah di MIN
2 Pasaman diharapkan terus
meningkatkan mutu manajemen pembelajaran pendidikan agama Islam, untuk menguatkan pembelajaran sesuai dengan visi misi
sekolah yang sudah ada.
3. Kepada kepala sekolah disarankan lebih sabar dan berantusias kedepannya untuk perbaikan
kelemahan dan kekurangan yang ada disekolah menuju sekolah yang memadai.
DAFTAR PUSTAKA
Asfiati, Manajemen Pembelajaran,
Pendidikan Agama Islam
Berorientasi pada Pengembangan
Kurikulum 2013, Bandung: Citapustaka Media, 2014
Al Rasyidin, Filsafat Pendidikan Islam, Bandung: Citapustaka, 2012
Depertemen Agama RI Direktorat Jendral Kelembagaan Agama Islam, Undang-Undang
Sisdiknas No. 20 Tahun 2003, Jakarta: Depertemen Agama RI, 2004
Depertmen Agama RI, Al-Quran dan Terjemahnya, Jakarta: Darul
Sunnah, 2010
E. Mulyasa, Manajemen Berbasis Sekolah: Konsep, Strategi Dan
Implementasi,Bandung: Remaja Rosdakarya, 2004
Hasbullah, Dasar-Dasar Ilmu
Pendidikan, Jakarta: Rajawali Pers, 2011
Lexy J. Moleong, Metodologi
Penelitian Kualitatif, Bandung: Rosda Karya, 2000[1]
Mansur Muslich, KTSP, Pembelajaran Berbasis Kompetensi Dasar,
Jakarta: Bumi Aksara, 2014
Masitoh, Laksmi Dewi, Strategi Pembelajaran, Jakarta: Direktorat
Jendral Pendidikan Islam Depertmen Agama Repuplik Indonesia, 2009
Muhaimin, Paradigma
Pendidikan Islam, (Bandung: Remaja Rosda Karya, 2002
Muhammad Abdul Qadir Ahmad, Metodologi
Pengajaran Pendidikan Agama Islam, Jakarta: Rineka cipta, 1985
Mujail Qomar, Manajemen Pendidikan Islam, Malang:
Erlangga, 2007
Pusat Pembina dan Pengembangan Bahasa, Kamus Besar Bahasa
Indonesia, Jakarta: Balai Pustaka, 1995
Rusman, Model-Model Pembelajaran: Mengembangkan Professional
Guru, Jakarta: Rajawali Pers, 2014
Suharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek,
Jakarta: Rineka Cipta, 2002
Suharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek,
Jakarta: Rineka Cipta, 2006
Sukardi, Evaluasi Pendidikan, Prinsip & Operasionalnya, Jakarta:
Bumi Aksara, 2008
Sukardi, Metodologi
Penelitian Pendidikan, Jakarta: Bumi Aksara, 2003
Sukaria Sinulingga, Metode
Penelitian, Medan: Usu Press, 2011
Sutrisno Hadi, Metode Research, Yogyakarta: Andi Offset,
Jilid I, 1989
Syaifurahman, Menajemen dalam Pembelajaran, Jakarta: Indeks,
2013
Syafaruddin dan Irwan Nasution, Manajemen Pembelajaran, Ciputat: Ciputat Press, 2005
Syafaruddin, Manajemen Lembaga Pendidikan Islam, Ciputat: Ciputat Press, 2005
Wina Senjaya, Kurikulum Pembelajaran Jakarta: Kencana, 2010
Wina Senjaya, Perecanaan dan Desain Sistem Pembelajaran, Jakarta:
Kencana, 2008
Tidak ada komentar:
Posting Komentar