Kamis, 23 Juni 2022

BAB V PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA KELAS UNGGULAN DI PONDOK PESANTREN AL ANSOR

 BAB V 

PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

PADA KELAS UNGGULAN

DI PONDOK PESANTREN AL ANSOR


BAB V

PENUTUP

A.    KESIMPULAN

Skripsi yang berjudul “Pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada Kelas Unggulan Di Pondok Pesantren Al-Ansor Desa Manunggang Julu Kecamatam Padangsidimpuan Tenggara ” dapat disimpulkan bahwa

1.      Pelaksanaan pembelajaran pendidikan agama Islam pada kelas unggulan  dilihat dari aspek guru pengajar, siswa, kurikulum yang dikembangkan, sumber pembelajaran, lingkungan belajar yang kondusif, proses pembelajaran yang bervariasi, evaluasi hasil belajar, sudah sesuai dengan teori yang ada dan berhasil memberikan dampak positif untuk meningkatkan prestasi belajar siswa pada pembelajaran pendidikan agama Islam.

2.      Faktor pendukung pembelajaran pendidikan agama Islam pada kelas unggulan di pondok pesantren al-Ansor Desa Manunggang Julu Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara adalah: faktor guru pilihan, faktor siswanya lebih antusias, faktor sarana dan prasarana yang mendukung, faktor suasana yang kondusif. Adapun Faktor penghambat pembelajaran pendidikan agama Islam pada kelas unggulan di pondok pesantren al-Ansor Desa Manunggang Julu Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara pada umumnya adalah permasalahan waktu pembelajara yang terlalu padat  sehingga menyebabkan rasa bosan bagi anak, dan faktor anak yang nakal.

 

 

B.     SARAN-SARAN

Adapun yang penulis sarankan pada penelitian ini adalah:

1.      Diharapkan kepada kepala sekolah agar memperhatikan perkembangan peserta didik dan mengetahui apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh peserta didik, dilihat dari hasil penelitian yang menemukan bahwa banyak dari peserta didik khususnya kelas unggulan yang merasa jenuh dengan kepadatan waktu belajar yang mereka tempuh setiap hari sekiranya dipertimbangkan kembali agar waktu belajarnya dikurangi sehingga peserta didik lebih semangat. Dan diharapkan kepada guru, agar lebih menciptakan suasana yang menyenangkan dalam kelas untuk memancing gairah belajar yang semangat bagi anak karena dengan suasana serta metode yang sama setiap harinya adalah suatu hal yang sangat membosankan bagi anak sehingga mereka merasa bosan dan mengantuk saat belajar.

2.      Kepada anak didik/siswa, hendaknya menjadi seorang penuntut ilmu yang tekun dan ikhlas, karena belajar merupakan kewajiban bagi setiap muslim baik laki-laki maupun perempuan.

Oleh karena segala upaya dan kerja keras serta bantuan dari semua pihak, terutama para guru yang berada pada kelas unggulan di pondok pesantren al-Ansor Desa Manunggang Julu Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara serta siswa-siswa yang belajar pada kelas unggulan, semoga selalu berusaha untuk menjadi yang terbaik.

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

Abuddin Nata, Perspektif Islam tentang Strategi Pembelajaran, Jakarta: Kencana, 2011.

Afifuddin & Ahmad  Saebani, Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung: C.V. Pustaka Setia, 2012.

Amiru dan Hadi Haryono, Metodologi Penelitian Pendidikan, Bandung: Setia Jaya, 2005.

Asfiati, Manajemen Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berorientasi pada  Pengembangan Kurikulum 2013, Bandung: Citapustaka Media, 2014.

Asmadil Alsa, Pendekatan Kuantitatif dan Kualitatif serta Kombinasinya dalam Penelitian Psikologi, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2004.

Burhan Bungin, Analisis Data Penelitian Kualitatif, Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2003.

E. Mulyasa, Kurikulum Berbasis Kompetensi, Bandung: Remaja Rosda Karya, 2003.

Ibrahim Bafadal, Manajemen Peningkatan Mutu Sekolah Dasar dari Sentralisasi Menuju Desentralisasi, Jakarta: Bumi Aksara, 2006.

Irpan Abd. Gafar & Muhammad Jamil, Reformulasi Rancangan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam, Jakarta: Raja Grafindo, 2003.

Khoiron Rosyadi, Pendidikan Profetik, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2004.

Kunandar, Guru Profesional Implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) dan Sukses dalam Sertifikasi Guru, Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2010.

Lexy J. Moleong, Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung: Remaja Rosdakarya, 2000.

Muhaimin, Paradigma Pendidikan Islam Bandung: Remaja Rosdakarya, 2004.

Muhibbin Syah, Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru, Bandung: Remaja Rosdakarya, 2002.    

Oemar Hamalik, Kurikulum dan Pembelajaran, Jakarta: Bina Aksara, 2001.

Ramayulis, Metodologi Pengajaran Agama Islam, Jakarta: Kalam Mulia,1994.

Rangkuti, Ahmad  Nizar, Metodologi Penelitian, Bandung: Cita Pustaka Media, 2016.

Sagala, Syaiful, Konsep dan Makna Pembelajaran, Bandung: Alfabeta, 2003.

Salim dan Syahrum, Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung: Cita Pustaka Media, 2015.

Sukardi, Metodologi Penelitian Pendidikan Kopetensi dan Prakteknya Jakarta: Bumi Aksara, 2003.

Supiana, Sistem Pendidikan Madrasah Unggulan, Badan Litbang dan Diklat Departemana Agama RI, 2008.

Sutratinah Tirtonegoro, Anak Supernormal dan Program Pendidikannya, Jakarta: Bina Aksara, 2000.

Syaiful Bahri Djamarah, Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya, Jakarta: Rineka Cipta, 2002.

Syaifurrahman, Manajeman dalam Pembelajaran, Jakarta: Permata Puri Media, 2013.

Tayar Yusuf & Syaiful Anwar, Metodologi & Pengajaran Agama & Bahasa Arab, Jakarta: Raja Grafindo, 1992.

Tim Redaksi Nuansa Aulia, Himpunan Perundang-undangan Republik Indonesia tentang Guru dan Dosen, Bandung: Nuansa Aulia, 2006.

Tohirin, Psikologi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam, Jakarta: Rajagrafindo Persada, 2011.

Trianto, Mendesain Model Pembelajaran  Inovatif-Progresif, Jakarta: Kencana Perdana Media Group, 2009.       

Wina Sanjaya, Strategi Pembelajaran, Jakarta:Kencana Perdana Media Group, 2006.

Zakiah Darajat, Ilmu Pendidikan Islam, Jakarta: Bina Aksara, 2006.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

BAB II “Pengembangan Integritas Kepribadian Anak Berdasarkan Kajian Al-Qur’an Surah Al-Kahfi ayat 60-82”.

  “Pengembangan Integritas Kepribadian Anak Berdasarkan Kajian Al-Qur’an Surah Al-Kahfi ayat 60-82”. BAB II KAJIAN TEORI A.     Pengemba...